Langkah 01 — Unggah referensi dan jelaskan gerakannya
Tambahkan frame referensi, lalu tulis prompt singkat untuk gerakan kamera, aksi, serta pencahayaan atau suasana yang ingin kamu pertahankan.
Jalankan Text To Video dan Image-to-Video dalam satu alur kerja, lalu pantau progres lewat webhooks agar render, retry, dan publikasi bisa otomatis. Cocok untuk tim konten, produk, dan developer yang butuh output video konsisten serta mudah diaudit.






Dari satu frame referensi menjadi klip sinematik — tanpa pengaturan, tanpa plugin, tanpa Discord.
Tambahkan frame referensi, lalu tulis prompt singkat untuk gerakan kamera, aksi, serta pencahayaan atau suasana yang ingin kamu pertahankan.
Pilih panjang klip dan rasio aspek, dan andalkan referensi untuk menjaga atmosfer dan tampilan tetap konsisten di seluruh bidikan.
Klik hasilkan dan tunggu beberapa menit. Kling O3 membuat klipmu. Unduh, atau sesuaikan prompt dan jalankan varian cepat.

Pengguna memilih mode Text To Video atau Image-to-Video, lalu mengirim prompt atau gambar sebagai sumber gerak. Untuk I2V, integrasi dapat diarahkan ke endpoint kling-video-o3-pro/image-to-video atau memakai Kling Video O3 Std I2V API sesuai kebutuhan. Setelah job dibuat, sistem mengirim pembaruan status melalui webhook sehingga tim bisa memicu langkah lanjutan seperti QC, render ulang, atau unggah ke platform.

Tim e-commerce dapat mengubah foto katalog menjadi klip pendek untuk iklan, tanpa harus shooting ulang. Kreator konten bisa membuat variasi adegan dari prompt untuk A/B test hook, lalu memilih versi terbaik. Developer produk dapat menambahkan fitur “buat video dari gambar” di aplikasi, dengan callback webhook untuk menampilkan progres secara real-time di UI.

Sebelum video dipakai, tim dapat memverifikasi kesesuaian prompt, stabilitas gerak, dan konsistensi subjek pada beberapa frame kunci. Untuk I2V, langkah cek penting adalah memastikan rasio gambar, ketajaman, dan area yang berpotensi “bergetar” saat animasi. Jika hasil belum sesuai, workflow dapat memicu retry otomatis lewat webhook dengan parameter yang disesuaikan (misalnya prompt, referensi, atau durasi).

Cleep AI memudahkan tim mengoperasikan Text To Video dan Image-to-Video dalam satu tempat, termasuk integrasi endpoint untuk kebutuhan aplikasi. Webhooks membuat pipeline lebih tahan gangguan karena status job, kegagalan, dan penyelesaian dapat ditangani otomatis. Untuk implementasi I2V, tim dapat menstandardkan rute seperti Kling Video O3 Std I2V API atau kling-video-o3-pro/image-to-video agar konsisten di staging dan produksi.

Mulai dari prompt atau gambar, lalu biarkan webhook mengabarkan kapan output siap dipakai. Tim dapat mengurangi pekerjaan manual seperti mengecek status render, mengunduh hasil, dan menjalankan retry. Jalankan dari dashboard atau integrasikan ke aplikasi internal agar produksi konten berjalan lebih cepat dan terukur.
